Katarak Masih Jadi Penyebab Kebutaan Terbesar di Indonesia
By: Bima Andrian
11 Oct 2019
0
masih menjadi salah satu penyebab kebutaan yang paling mengkhawatirkan di Indonesia. Survei yang dilakukan di lima belas provinsi, pada populasi usia 50 tahun ke atas, menemukan bahwa angkanya mencapai 81 persen.

Dalam presentasinya terkait Hari Penglihatan Sedunia 2019 Senin lalu, Ketua Perdami M. Siddik mengatakan bahwa ada 8 juta orang mengalami gangguan penglihatan di Indonesia. Angka tersebut terdiri dari 6,4 juta orang yang mengalami penglihatan berat serta 1,6 juta yang buta.

"Dari angka-angka ini, sebetulnya 80 persen adalah kebutaan yang bisa dicegah atau diobati," kata Siddik di gedung Kemenkes, Jakarta, ditulis Rabu (9/10/2019).

Sementara itu, dari kasus kebutaan yang ada, 1,3 juta orang yang mengalaminya akibat dari katarak. Yang lain terjadi karena masalah lainnya.

"Angka ini bisa bertambah karena dari 6,4 juta itu bisa bergeser ke arah buta karena katarak."

Adapun, survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) ini dilakukan di tahun 2014 hingga 2016 oleh Perdami bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes. Mereka juga menemukan bahwa angka kebutaan di Indonesia mencapai tiga persen.

Penulis: Giovani Dio Prasasti (sumber: Liputan6.com)